Gambar. Presiden Mahmoud Ahmadinejad
Menikah di usia belia, kalau di Indonesia bisa dibilang hal ini bukanlah hal yang wajar. Tapi bagaimana dengan di Iran? Hal ini merupakan hal yang wajar bahkan dianjurkan oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad. Beliau melontarkan gagasan unik ini untuk mengatasi krisis kependudukan di Iran. Demi mendongkrak populasi, Ahmadinejad menyarankan agar para gadis jangan menunda-nunda untuk menikah, kalau bisa di usia 16 tahun sudah berstatus nyonya agar segera punya keturunan.
Ahmadinejad mengungkapkan seperti yang dilansir harian pemerintah, Jam-e Jam, yang kemudian dikutip kantor berita Associated Press, bahwa Iran harus menerapkan usia menikah untuk lelaki 20 tahun dan untuk wanita adalah 16 atau 17 tahun.
Ahmadinejad menambahkan lagi bahwa KB merupakan program impor dari Barat yang merugikan Iran. Menurutnya umur pernikahan untuk lelaki kini telah mencapai 26 tahun dan wanita 24 tahun. Hal ini menurutnya sangatlah tidak beralasan.
Populasi Iran sebanyak 75 juta orang dan sepertiga dari mereka masuk dalam kelompok usia 15-30 tahun. Ahmadinejad seperti telah diketahui bahwa sejak ia memerintah tahun 2005, ia berusaha untuk meningkatkan angka populasi di Iran.
Pada Juli lalu, dia juga mengesahkan kebijakan yang isinya bertujuan untuk meningkatkan angka populasi pendudukan, dengan memberikan insentif kepada setiap bayi yang lahir. Ahmadinejad mengatakan bahwa pemerintah Iran seharusnya dapat menghidupi 150 juta orang.
Jumat, 10 Desember 2010
//
Label:
Opini
//
0
komentar
//
0 komentar to "GADIS IRAN MENIKAH DI USIA 16 TAHUN"
Diberdayakan oleh Blogger.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "








Posting Komentar