Sidoarjo(24/12)-Mendengar kata aves pasti yang dibayangkan adalah burung. Burung memang aves yang hidupnya atau ia meletakkan sarangnya di atas pohon. Namun bagaimana dengan ayam? Ayam juga merupakan aves yang hidupnya di daratan dan tempat tinggal atau kandangnya juga berada di atas tanah. Untuk kali ini, ada satu pertanyaan lagi yaitu “Pernahkan anda melihat ayam tinggal di atas pohon?” Kalau belum pernah cerita yang satu ini bisa menjawabnya.
Kejadian yang satu ini bisa dibilang unik, menarik, dan juga menggelikan. Bagaimana mungkin ayam tinggal dan bahkan tidur di atas pohon? Tampaknya itulah kenyataan yang terjadi. Jangan berharap bahwa kandang ayam itu sengaja dibuat di atas pohon karena harapan anda itu salah. Tidak ada kandang yang sengaja dibuat di atas pohon, kejadian ini murni dan alami dilakukan oleh si ayam.
Ayam-ayam itu milik seorang kepala keluarga bernama Sunarto. Ayam berjenis kate ini memang lucu. Selain dari bentuk badannya yang memang mungil, tingkah lakunya pun menggelikan. Setiap hari di kala menjelang magrib atau sekitar pukul lima sore ayam-ayam tersebut naik ke pohon. Pohon yang bisa disebut sebagai rumahnya itu merupakan pohon mangga. Jika ayam-ayam itu sudah naik ke atas pohon, jangan harap mereka mau turun. Mereka tidak akan turun dari pohon sebelum waktunya. Bahkan saat malam hari pun ketika anda senter mereka tidak akan bergeming dari tempatnya. Mereka baru akan turun saat subuh tiba.
Selain hal unik seperti di atas, ada satu lagi keunikan yang ada pada mereka. Salah satu dari ayam kate tersebut ada yang bisa dibilang “Pemberani Sejati”. Kenapa disebut demikian, karena memang begitulah adanya. Perlu diketahui, selain Sunarto memelihara ayam kate, ia juga memelihara jenis ayam lainnya. Jenis ayam itu sangat kontras dengan ayam kate, yaitu ayam pelung. Sudah tahu kan ayam pelung seperti apa? Bagi yang belum tahu akan diberikan gambarannya sedikit. Ayam pelung merupakan salah satu jenis ayam yang memiliki tubuh yang besar. Ayam ini kalau dilihat sangat menyeramkan. Selain karena bertubuh besar, ayam ini juga agak ganas. Ia tak akan segan-segan mencucuk ayam dan juga orang yang mengganggunya.
Nah, ayam kate yang diceritakan di atas pernah suatu hari menantang ayam pelung. Walaupun bertubuh mungil, ia tak gentar melawan ayam pelung yang notabene jauh lebih besar daripadanya. Untung pertengkarannya tidak jadi sebab si ayam pelung tidak berani melawan ayam kate tersebut. Bahkan ayam pelung itu pergi meninggalkan ayam kate.
Berbicara mengenai ayam-ayam kate ini memang tak ada habisnya. Ada saja tingkah lucu mereka yang membuat orang tertawa. Pada akhirnya, ayam-ayam ini tetaplah makhluk hidup yang patut dijaga dan disayangi. Sebagai manusia, janganlah suka mengganggu hewan-hewan apalagi membunuhnya hanya untuk kepentingan yang tidak perlu, contohnya untuk hiasan pajangan di dinding.
Jumat, 24 Desember 2010
//
Label:
Reportase
//
0
komentar
//
0 komentar to "Ayam kate : Ayam yang Complicated"
Diberdayakan oleh Blogger.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "








Posting Komentar