Call for Abstract Seminar Nasional Sistem Informasi di Bali 2013 (SESINDO 2013)




Jurusan Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menginformasikan kepada saudara untuk berpartisipasi dalam seminar tahunan keenam yakni SESINDO 2013 dengan mengumpulkan karya dalam bentuk makalah/poster dari hasil penelitian yang dilakukan. SESINDO 2013 adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan Information Systems International Conference (ISICO – http://isico.info), sehingga peserta memiliki kesempatan untuk bersosialisasi dengan peserta seminar internasional pada sesi plenari.


SEMINAR NASIONAL SISTEM INFORMASI INDONESIA (SESINDO) 2013

Bali, 2 – 3 Desember 2013 (Tour Wisata Bali, 4 Desember 2013)

untuk info lebih lanjut silahkan kunjungi http://2013.sesindo.org

Read more


General Algorithm Menggunakan R


Setelah sekian lama, akhirnya ngeblog lagi.. Padahal udah banyak blog yang aku buat (gara-gara lupa password hhehe)… Kali ini aku mau nulis tentang menggunakan software R untuk mendukung pengambilan keputusan. Jadi, ceritanya disini ada permasalahan terus coba dipecahkan permasalahannya itu menggunakan software R.
Sebelum masuk ke permasalahannya, aku mau jelasin dulu tentang software R. Jadi, apa sih R itu?

Pengertian Software R
Kalo secara definisinya, R itu merupakan software open-source yang biasanya dan banyak digunakan untuk lingkungan statistic dan grafik. Software R dapat dijalankan di berbagai system operasi antara lain : windows, Mac, dan Linux.  Yah, sedikit saja bicara tentang R-nya ya,,,
Karena dalam kasus yg akan dibahas disini akan memadukan penggunaan Genetic Algorithm (GA) dengan software R, maka disini aku mau jelasin juga tentang GA.

Pengertian Genetic Algorithm (GA)
GA adalah teknik pencarian dalam bidang komputansi untuk menemukan solusi terbaik atau pendekatan yang digunakan untuk mengoptimasi suatu solusi. Teknik dalam GA didasarkan pada biologi evolusioner seperti pewarisan, mutasi, seleksi, dan crossover. GA diimplementasikan sebagai proses simulasi. Dalam GA, biasanya terdapat 2 hal yang harus didefinisikan :
  1.  Representasi genetis dari domain solusi
  2. Fungsi fitness untuk mengevaluasi solusi domain

Representasi standar dari solusi adalah array of bits. Fungsi fitness merupakan representasi genetis dan kualitas representasi solusi. Setelah keduanya didefinisikan, GA lanjut ke proses inisialisasi, lalu berkembang melalui perulangan aplikasi mutasi, crossover, dan seleksi.
Well, aku pikir sekilas informasi tentang R dan GA sudah cukup. Sekarang kita masuk ke penyelesaian masalah menggunakan GA dalam software R. Sebelumnya, aku akan memberikan contoh kasusnya…

Contoh Kasus
Toko Usaha Maju merupakan sebuah UKM yang memproduksi sepatu kategori wedges. Produk-produk yang diproduksi memiliki berbagai macam model dengan rincian sebagai berikut:


Pada tahun 2012, Toko Usaha Maju mengalami krisis. Untuk menghemat biaya, maka Toko Usaha Maju memutuskan hanya memproduksi beberapa model sepatu dari total model sepatu yang pernah diproduksinya. Adapun budget yang dimiliki oleh Toko Usaha Maju sebesar  Rp 15.000.000. Toko Usaha Maju, kemudian bingung menentukan model sepatu apa saja yang akan diproduksi guna memaksimalkan keuntungan penjualan.


Nah, dari contoh kasus tersebut sekarang bisa kita lakukan penyelesaiannya…

Implementasi Solusi pada R
Untuk mengimplementasikan solusi ini, saya menggunakan dua library, yaitu genalg dan ggplot2. Pastikan library sudah terinstal. Untuk menginstallnya cukup dengan mengetikkan seperti berikut.

Kemudian lakukan pemanggilan terhadap library yang baru diinstal tersebut. Caranya seperti berikut.

     library(genalg)
     library(ggplot2)

Setelah itu, barulah dapat dilakukan pemodelan terhadap data yang ada dalam table. Untuk melakukannya, disini menggunakan data frame. Selain itu, disini juga dilakukan pendefinisian batasan budget yang dimiliki. Sehingga apabila dituliskan dalam R adalah sebagai berikut.


dataset <- data.frame(model = c("Blow Wedges Slingback Cross Upper Beige", "Blow Open Toe Slingback Wedges Navy", "Tolliver Wedges Peep Toe Shoes with Synthetic Leather and Strap", "Blow Open Toe Slingback Wedges Khaki", "ShoeBank Fabric Strap Wedges Shoes", "Quinna Molla Lenore Wedges Black", "Quinna Molla Lenore Wedges Tan", "Fly Brenda Shoe Sandal Rose Gold", "Koumi Koumi Transparent Strap Wedges Sandals Black", "Missel Rutlyn Wedges Yellow"), keuntungan = c(1435200, 1339200, 859200, 1339200, 1195200, 1723200, 1723200, 1435200, 1579200, 1723200), harga_produksi = c(2152800, 2008800, 1288800, 2008800, 1792800, 2584800, 2584800, 2152800, 2368800, 2584800))

productionlimit <- 15000000

Berikutnya adalah memasukkan fungsi tujuan. Adapun tujuan dari kasus ini adalah memaksimalkan keuntungan penjualan dengan menentukan model sepatu apa saja yang dapat diproduksi. Karena GA memiliki tujuan untuk meminimalkan fungsi tujuan, maka disini kita memberikan nilai negative untuk nilainya.

evalFunc <- function(x) { 
  current_solution_harga_produksi <- x %*% dataset$harga_produksi
  current_solution_keuntungan <- x %*% dataset$keuntungan

  if (current_solution_harga_produksi > productionlimit) 
     return(0) else return(-current_solution_keuntungan)
}


Pemodelan data dan pendefinisian fungsi tujuan sudah dilakukan. Berikutnya adalah menggunakan GA untuk menentukan solusi terbaik. Disini kita memilih desain GA, jumlah iterasi, dan menjalankan GA menggunakan kode berikut:

iter = 100 

GAmodel <- rbga.bin(size = 10, popSize = 200, iters = iter, mutationChance = 0.01, elitism = T, evalFunc = evalFunc)

cat(summary.rbga(GAmodel))

Hasilnya adalah sebagai berikut :


Sehingga hasil yang didapatkan untuk solusi terbaik dari permasalahan adalah 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0. Ini berarti model yang harus diproduksi saat krisis ini adalah sebagai berikut:


Untuk mengetahui berapa keuntungan maksimal yang didapatkan, maka caranya yaitu

cat(solution %*% dataset$keuntungan)

Sehingga keuntungan maksimal sebesar Rp 9.998.400










Read more


Kuliah Koq Tambah Gemuk??

Kuliah biasanya identik dengan tugas menumpuk, aktifitas padat, dan jarang makan. Namun kenapa yang terjadi justru kebalikannya? Berat badan mahasiswa bukannya berkurang, justru bertambah. Bahkan tak tanggung-tanggung ada yang naik tujuh kilo.

Pada dasarnya makan mrupakan kebutuhan manusia agar dapat terus bertahan hidup. Walaupun ada yang mengatakan bahwa tidak makan seharian asalkan tetap minum itu sudah cukup, namun menurut saya pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Coba anda bayangkan apa jadinya jika tidak makan seharian dan hanya mengandalkan minum saja? Tentu saja badan terasa lemas sebab energi yang dimiliki benar-benar terkuras. Untuk melakukan aktivitas tentunya membutuhkan energi. Energi itulah berasal dari makanan yang kita makan.



Sebagai mahasiswa, tak jarang mereka lupa akan makan padahal sebenarnya makan itu penting. Namun lupa akan makan justru tak membuat mereka semakin kurus bahkan sebaliknya membuat semakin gendut. Hal-hal yang membuat ini terjadi yaitu,

1. Aktivitas seharian dan baru selesai di malam hari. Akibatnya kesempatan makan hanya dapat dilakukan di malam hari menjelang tidur. Makan sebelum tidur dapat membuat badan gemuk dikarnakan saat tidur tubuh hanya melakukan sedikit aktivitas. Hal ini membuat timbunan lemak di bawah kulit.
2. Kurangnya waktu untuk makan mengakibatkan sering curi-curi waktu untuk nyamil. Aktivitas nyamil memang diperbolehkan namun jika terlalu sering tidaklah baik. Hal ini dapat membut tubuh gemuk, sebab dalam makanan yang menjadi camilan biasanya terkandung lemak yang tinggi.
3. Mengerjakan tugas sambil nyamil. Sama halnya dengan keterangan di atas, nyamil sambil mengerjakan tugas membuat timbunan lemak di bawah kulit meningkat.

Read more


Renovasi Asrama ITS

Surabaya(9/01)-Tampaknya Institut Sepuluh Nopember terus berbenah. Untuk meningkatkan daya tariknya, kini asrama mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau biasa disebut asrama ITS melakukan renovasi terhadap salah satu gedungnya. Tepatnya yaitu gedung asrama B. Gedung asrama ini sebelumnya memang sangat mengenaskan, dimana bangunannya sudah tidak terawat lagi dikarenakan kebakaran sebelumnya.


Renovasi asrama ini dibiayai oleh IKOMA (Ikatan Orang Tua Mahasiswa). Asrama Mahasiswa ITS merupakan tempat tinggal bagi mahasiswa ITS. Di dalamnya terdapat fasilitas-fasilitas yang menunjang mahasiswa. Dengan adanya renovasi ini akan memberikan dampak yang baik bagi asrama. Peminat asrama akan semakin banyak dan daya tampung asrama juga semakin besar.

Selain renovasi terhadap asrama gedung B, renovasi juga dilkukan terhadap asrama lama. Furniture yang ada di asrama lama diganti semua dengan furniture yang baru. Sama halnya dengan renovasi terhadap asrama gedung B, penggantian total terhadap furniture asrama lama juga mendapat suntikan dana dari IKOMA. Renovasi ini sangat diperlukan demi kenyamanan para mahasiswa.

Read more


Amazing Race

Surabaya(8/01) – Ada yang berbeda di jurusan Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember hari ini. Berbondong-bondong mahasiswa dari jurusan tersebut datang ke kampus pagi hari. Setelah diselidiki ternyata pada hari itu mereka akan melaksanakan FP atau Final Project mereka untuk mata kuliah Keterampilan Interpersonal. FP untuk mata kuliah ini tergolong unik. Peserta diajak untuk melakukan sebuah kegiatan yang bernama “Amazing Race”.




Sesuai dengan namanya, kegiatan ini memang luar biasa. Dalam melakukan kegiatan ini, peserta dibagi atas beberapa kelompok. Tiap kelompok terdiri dari kira-kira 14 anggota. Dalam tiap kelompok diwajibkan untuk membawa satu kamera, snack, catatan, dan satu buah tas sebagai tempat barang-barang tersebut. Peserta tidak boleh membawa uang dan handphone. Tiap peserta hanya dibolehkan membawa KTP, catatan, bolpoint dan fotokopi kartu mahasiswa. Dan satu ketentuan lagi yaitu peserta hanya diberikan uang yang terbatas dan waktu yang terbatas pula.

Di FP kali ini, tiap kelompok ditugaskan untuk pergi ke suatu tempat. Tempat yang dikunjungi pun berbeda-beda untuk tiap kelompok. Di tempat yang sudah ditentukan, kelompok akan diberi tugas lagi untuk mencari sebuah amplop yang sudah ditaruh di suatu tempat di sekitar daerah yang dikunjungi. Kelompok hanya diberikan sedikit klu untuk menemukan amplop tersebut. Nantinya, dalam amplop tersebut akan ada sebuah perintah yang mana perintah tersebut harus dilaksanakan. Tak lupa setiap kegiatan yang dilakukan harus didokumentasikan. Dalam permainan ini kerjasama tim sangat diperlukan agar tugas cepat selesai. Setelah tugas selesai, maka kelompok diperbolehkan kembali ke jurusan.

Bagaimanapun kegiatan ini memang menyenangkan dan ini merupakan pengalaman yang menyenagkan serta berkesan pula. Selain memberikan pembelajaran, kegiatan ini juga mampu mengenalkan daerah-daerah wisata yang menarik di Surabaya.

Read more

Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Powered By Blogger

Logo ITS

Logo ITS

GengSI

GengSI

Halaman

Categories

Tanggal Brapa Sekarang ???

Jam Berapa Sekarang???

Pengikut

Web hosting for webmasters