- Representasi genetis dari domain solusi
- Fungsi fitness untuk mengevaluasi solusi domain
dataset <- data.frame(model = c("Blow Wedges Slingback Cross Upper Beige", "Blow Open Toe Slingback Wedges Navy", "Tolliver Wedges Peep Toe Shoes with Synthetic Leather and Strap", "Blow Open Toe Slingback Wedges Khaki", "ShoeBank Fabric Strap Wedges Shoes", "Quinna Molla Lenore Wedges Black", "Quinna Molla Lenore Wedges Tan", "Fly Brenda Shoe Sandal Rose Gold", "Koumi Koumi Transparent Strap Wedges Sandals Black", "Missel Rutlyn Wedges Yellow"), keuntungan = c(1435200, 1339200, 859200, 1339200, 1195200, 1723200, 1723200, 1435200, 1579200, 1723200), harga_produksi = c(2152800, 2008800, 1288800, 2008800, 1792800, 2584800, 2584800, 2152800, 2368800, 2584800))
Sehingga keuntungan maksimal sebesar Rp 9.998.400
Kuliah biasanya identik dengan tugas menumpuk, aktifitas padat, dan jarang makan. Namun kenapa yang terjadi justru kebalikannya? Berat badan mahasiswa bukannya berkurang, justru bertambah. Bahkan tak tanggung-tanggung ada yang naik tujuh kilo.
Pada dasarnya makan mrupakan kebutuhan manusia agar dapat terus bertahan hidup. Walaupun ada yang mengatakan bahwa tidak makan seharian asalkan tetap minum itu sudah cukup, namun menurut saya pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Coba anda bayangkan apa jadinya jika tidak makan seharian dan hanya mengandalkan minum saja? Tentu saja badan terasa lemas sebab energi yang dimiliki benar-benar terkuras. Untuk melakukan aktivitas tentunya membutuhkan energi. Energi itulah berasal dari makanan yang kita makan.
Sebagai mahasiswa, tak jarang mereka lupa akan makan padahal sebenarnya makan itu penting. Namun lupa akan makan justru tak membuat mereka semakin kurus bahkan sebaliknya membuat semakin gendut. Hal-hal yang membuat ini terjadi yaitu,
1. Aktivitas seharian dan baru selesai di malam hari. Akibatnya kesempatan makan hanya dapat dilakukan di malam hari menjelang tidur. Makan sebelum tidur dapat membuat badan gemuk dikarnakan saat tidur tubuh hanya melakukan sedikit aktivitas. Hal ini membuat timbunan lemak di bawah kulit.
2. Kurangnya waktu untuk makan mengakibatkan sering curi-curi waktu untuk nyamil. Aktivitas nyamil memang diperbolehkan namun jika terlalu sering tidaklah baik. Hal ini dapat membut tubuh gemuk, sebab dalam makanan yang menjadi camilan biasanya terkandung lemak yang tinggi.
3. Mengerjakan tugas sambil nyamil. Sama halnya dengan keterangan di atas, nyamil sambil mengerjakan tugas membuat timbunan lemak di bawah kulit meningkat.
Surabaya(9/01)-Tampaknya Institut Sepuluh Nopember terus berbenah. Untuk meningkatkan daya tariknya, kini asrama mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau biasa disebut asrama ITS melakukan renovasi terhadap salah satu gedungnya. Tepatnya yaitu gedung asrama B. Gedung asrama ini sebelumnya memang sangat mengenaskan, dimana bangunannya sudah tidak terawat lagi dikarenakan kebakaran sebelumnya.
Renovasi asrama ini dibiayai oleh IKOMA (Ikatan Orang Tua Mahasiswa). Asrama Mahasiswa ITS merupakan tempat tinggal bagi mahasiswa ITS. Di dalamnya terdapat fasilitas-fasilitas yang menunjang mahasiswa. Dengan adanya renovasi ini akan memberikan dampak yang baik bagi asrama. Peminat asrama akan semakin banyak dan daya tampung asrama juga semakin besar.
Selain renovasi terhadap asrama gedung B, renovasi juga dilkukan terhadap asrama lama. Furniture yang ada di asrama lama diganti semua dengan furniture yang baru. Sama halnya dengan renovasi terhadap asrama gedung B, penggantian total terhadap furniture asrama lama juga mendapat suntikan dana dari IKOMA. Renovasi ini sangat diperlukan demi kenyamanan para mahasiswa.
Surabaya(8/01) – Ada yang berbeda di jurusan Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember hari ini. Berbondong-bondong mahasiswa dari jurusan tersebut datang ke kampus pagi hari. Setelah diselidiki ternyata pada hari itu mereka akan melaksanakan FP atau Final Project mereka untuk mata kuliah Keterampilan Interpersonal. FP untuk mata kuliah ini tergolong unik. Peserta diajak untuk melakukan sebuah kegiatan yang bernama “Amazing Race”.
Sesuai dengan namanya, kegiatan ini memang luar biasa. Dalam melakukan kegiatan ini, peserta dibagi atas beberapa kelompok. Tiap kelompok terdiri dari kira-kira 14 anggota. Dalam tiap kelompok diwajibkan untuk membawa satu kamera, snack, catatan, dan satu buah tas sebagai tempat barang-barang tersebut. Peserta tidak boleh membawa uang dan handphone. Tiap peserta hanya dibolehkan membawa KTP, catatan, bolpoint dan fotokopi kartu mahasiswa. Dan satu ketentuan lagi yaitu peserta hanya diberikan uang yang terbatas dan waktu yang terbatas pula.
Di FP kali ini, tiap kelompok ditugaskan untuk pergi ke suatu tempat. Tempat yang dikunjungi pun berbeda-beda untuk tiap kelompok. Di tempat yang sudah ditentukan, kelompok akan diberi tugas lagi untuk mencari sebuah amplop yang sudah ditaruh di suatu tempat di sekitar daerah yang dikunjungi. Kelompok hanya diberikan sedikit klu untuk menemukan amplop tersebut. Nantinya, dalam amplop tersebut akan ada sebuah perintah yang mana perintah tersebut harus dilaksanakan. Tak lupa setiap kegiatan yang dilakukan harus didokumentasikan. Dalam permainan ini kerjasama tim sangat diperlukan agar tugas cepat selesai. Setelah tugas selesai, maka kelompok diperbolehkan kembali ke jurusan.
Bagaimanapun kegiatan ini memang menyenangkan dan ini merupakan pengalaman yang menyenagkan serta berkesan pula. Selain memberikan pembelajaran, kegiatan ini juga mampu mengenalkan daerah-daerah wisata yang menarik di Surabaya.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "









